• Daftar
    *
    *
    *
    *
    *
    Fields marked with an asterisk (*) are required.

Mealist

Ingin tau tlebih cepat mengetahui perkembangan agenda yang akan kami laksanakan? Masukkan nama dan email anda yang masih aktif
Interpreanership



Mei 2012
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

27

28

29

30

31

You are here: Home Kewirausahaan LAUNCHING GERAKAN KEMANDIRIAN EKONOMI & PELATIHAN KOPERASI

LAUNCHING GERAKAN KEMANDIRIAN EKONOMI & PELATIHAN KOPERASI

Email Cetak PDF
Press Realise
LAUNCHING GERAKAN KEMANDIRIAN EKONOMI
& PELATIHAN KOPERASI
“Optimalisasi Peran Mahasiswa Dalam Mewujudkan Kemandirian Rakyat”
Malang,  22 – 24 Juni 2011 

I. LATAR BELAKANG
Fakta angka pengangguran yang cukup tinggi di negeri yang kaya sumber daya alam (SDA) tidak bisa di pandang sebelah mata. Dampaknya, munculnya penyakit social dewasa ini yang meresahkan masyarakat semisal perampokan, pemerasan dan lain sebagainya merupakan klimaks dari prilaku yang disebabkan oleh ketidak berdayaan individu sebagai bagian terkecil dari masyarakat. dengan pola yang berbeda-beda, akan tetapi motifnya tetap satu yaitu persoalan ekonomi yang semakin terhimpit. Dan lebih parah lagi hal ini dilakukan kebanyakan oleh pemuda yang usianya produktif yang seharusnya mempunyai daya kreatif yang cukup kuat untuk tidak terjebak pada prilaku-prilaku yang meresahkan tersebut. 
Keadaan seperti ini tidak bisa dibiarkan begitu saja tanpa ada interfensi yang masif oleh komponen bangsa, dengan cara semakin membuka peluang lapangan kerja. secara sosiologis sebaiknya harus dimulai dengan penyadaran sistemik pada pola pikir dan asah kemampuan untuk menstimulus individu agar sadar dan mau merubah nasibnya sendiri.
Pembangunan ekonomi menjadi suatu hal yang tak terpisahkan dari pembangunan nasional bahkan menjadi skala prioritas pemerintah. Suksesnya pembangunan suatu negara lebih banyak diukur dari sejauhmana pertumbuhan ekonominya.  Apalagi setelah adanya penandatanganan MoU pelaksanaan ACFTA beberapa bulan yang lalu oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di Bandung, menjadi tantangan yang dilematis bagi masyarakat di tengah-tengah persoalan ekonomi bangsa yang tak kunjung usai. 

Para pelaku industri merasa khawatir terhadap hasil perjanjian tersebut , apalagi produk-produk china mendominasi produk impor, sehingga memberikan dampak yang kurang baik bagi pelaku industri tanah air, terutama sektor UKM, lebih ironis lagi dampak ACFTA tersebut menyebabkan sebagian dari perusahaan gulung tikar karena mereka tidak mampu berkompetisi dengan produk china yang murah, dan berkualitas. Akibatnya terjadi PHK besar-besaran terhadap karyawan pabrik dan bertambahnya pengangguran. 

Persoalan ekonomi memang menjadi hal yang krusial, apalagi iklim perpolitikan kurang mendukung, korupsi yang meraja lela, dan penegakan hukum yang tidak berkeadilan, sehingga banyak diantara investor merasa tidak nyaman menanamkan modalnya untuk pembangunan. Hal ini akan berakibat pada pertumbuhan ekonomi negara tidak sehat dan tidak stabil. Oleh karena persoalan ekonomi bukan saja menjadi tanggung jawab pemerintah akan tetapi juga menjadi tanggung jawab semua elemen anak bangsa dalam memback-up pertumbuhan ekonomi. Terutama pada penguatan sektor ekonomi menengah ke bawah (UMKM).

Oleh sebab itu peran serta semua elemen masyarakat sangat penting dalam upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi bangsa. Tidak saja dunia usaha atau pemerintah sendiri akan tetapi masyarakat, khususnya mahasiswa dan pemuda memiliki peran strategis dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Mahasiswa tidak hanya berkutat pada urusan-urusan kampus saja akan tetapi juga memiliki dalam usaha meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat. Sebagai salah satu lembaga di PB PMII, Lembaga Pengembangan Wirausaha dan Koperasi (LPWK) harus mengekpansi perannya dalam hal pemberdayaan ekonomi masyarakat  terutama di pedesaan, melalui gerakan kemandirian ekonomi & pelatihan life skill lainnya. 

II. TUJUAN KEGIATAN
Kegitan ini bertujuan:
Untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya mahasiswa & pemuda dalam  upaya pemberdayaan masyarakat untuk kemadirian ekonomi.
Terwujudnya kesadaran mahasiswa dan pemuda  akan tugas sosial mereka, terutama dalam bidang kemandirian ekonomi bagi dirinya sendiri, maupun masyarakat sekitarnya. Jadi bukan sekedar tugas dan misi intlektual & gerakan lapangan saja yang dikembangkan.
Terbentuknya komitmen bersama untuk mewujudkan koperasi mahasiswa yang dikelolah secara profesiaonal, akuntable, dan berdampak terhadapa kemandirian ekonomi masyarakat secara sustainable.
 
III. BENTUK DAN ALUR KEGIATAN
1. Stadium General
Acara ini dimaksudkan untuk membangun motifasi, dan membuka mainstream peserta untuk lebih konsen dalam pengembangan usaha mikro dan koperasi pada basis pengorganisiran tingkat lokal. Pada sessi acara ini akan melibatkan para praktisi usaha sukses pada skala global maupun lokal, dengan lebih menekankan pada strategi praktis pengembangan usaha dan success story yang dialaminya.
 
2. Pelatihan Koperasi
Pelatihan ini untuk memberikan bekal kepada peserta ecara teoritis dan praktis terkait pengembangan koperasi dan usaha berdasarkan potensi local yang dimiliki daerahnya. Baik dari segi menejerial, strategi pengembangan usaha, dan strategi marketing, dll. Pada sessi ini semua pemateri dikerjasamakan dengan Deputi SDM Kementerian Koperasi RI.

3. Perumusan Usaha Strategis dan Rencana Tindak Lanjut
Bagian ini dimaksudkan untuk memandu peserta membaca dan menentukan peluang usaha pada tingkatan lokal. Dipandu fasilitator dari praktisi usaha, sehingga peserta dapat langsung menentukan rintisan usaha pada cabang masing-masing, dan akan mendapatkan medampingan dari PB PMII secara terus-menerus.

IV. TARGET OUT PUT KEGIATAN 
Adapun target out put dari pelaksanaan kegiatan ini adalah:
Terwujudnya Piagam Gerakan Kemandirian Ekonomi yang dikawal oleh pemuda dan mahasiswa, terutama PB PMII.
Terbentuknya Induk Koperasi Pergarakan Mahasiswa Islam Indonesia.
Terbentuknya pailot project koperasi mahasiswa PMII di bebrapa wilayah; Sumatera, Jawa Timur, dan Sulawesi.

V. WAKTU DAN TEMPAT
Waktu Pelaksanaan Kegiatan ini direncanakan selama 3 hari yang dilakasanakan pada tanggal 22 – 24 Juni 2011 bertempat di Hotel Antariksa Batu Malang Jawa Timur.

VI. NARASUMBER KEGIATAN
1) Kementerian UKM dan Koperasi RI Cq. Deputi SDM
2) BANK MANDIRI
3) HIPMI
4) Praktisi Usaha Sukses di Jawa Timur
5) Pengurus Besar PMII

VII. PESERTA  
Peserta dari kegiatan seminar dan workshop ini adalah perwakilan 30 Cabang PMII se-Jawa Timur, diutamakan kampus yang memiliki rintisan usaha, berjumlah 60 orang. 

VIII.  PELAKSANA KEGIATAN
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Lembaga Pengembangan Wirausaha & Koperasi PB PMII. 

IX. PENUTUP 
Demikian press realise kegiatan ini kami buat, atas partisipasinya kami ucapkan banyak terima kasih. 

Wallahul Muwaffiq Ilaa Aqwamith Thoriqi
Jakarta, 18 Juni 2011


Kontak Person: 081388705094 (Aris Adi Leksono)


Artikel lama:

 

Tulis komentar


Kode anti spam
Klik untuk menampilkan kode baru

Fiddini Collection

Mutiara Hikmah

Pembina P3SN

 

Iklan Anda

 

 

Data kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterSekarang20
mod_vvisit_counterKemarin38
mod_vvisit_counterSeminggu58
mod_vvisit_counterMinggu Lalu494
mod_vvisit_counterSebulan1299
mod_vvisit_counterBulan Lalu2138
mod_vvisit_counterTotal Kunjungan47343

We have: 4 guests online
IP Anda: 38.107.179.210
 , 
Today: Mei 21, 2012

Sekretariat

Jl. Mesjid At-Taqwa RT 02/RW 08

Kelurahan Kembangan Utara Kecamatan Kembangan

Kotamadya Jakarta Barat

Telp. 02191523905, 02191287015, 081388705094

Poling

Sejauh mana kemandirian pesantren sampai sekarang?