• Daftar
    *
    *
    *
    *
    *
    Fields marked with an asterisk (*) are required.

Mealist

Ingin tau tlebih cepat mengetahui perkembangan agenda yang akan kami laksanakan? Masukkan nama dan email anda yang masih aktif
Interpreanership



Pebruari 2012
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

27

28

29

You are here: Home Wawasan Islam Seputar Pendidikan PENDIDIKAN BERBASIS POTENSI LOKAL: SOLUSI MENUJU INDONESIA MAJU, MANDIRI, DAN BERDAULAT

PENDIDIKAN BERBASIS POTENSI LOKAL: SOLUSI MENUJU INDONESIA MAJU, MANDIRI, DAN BERDAULAT

Email Cetak PDF

Griya Muslimah Khalifah

PENDIDIKAN BERBASIS POTENSI LOKAL:
SOLUSI MENUJU INDONESIA MAJU, MANDIRI, DAN BERDAULAT

Oleh: Aris Adi Leksono

Disadari atau tidak, pendidikan adalah alat utama yang paling efektif untuk melakukan setiap perubahan secara sistematis, terarah, dan berkelanjutan (sustainable). Setiap proses yang dijalankan dalam aktifitas pendidikan pasti menghasilkan out put, baik kecil atau besar, baik atau buruk, yang dapat membangun karakter keperibadian, ciri khas, bahkan tradisi atau budaya yang terus menerus terwariskan.

Bangunan seluruh aspek penentu perubahan negara ini dapat dipastikan tidak lepas dari proses pendidikan, baik formal maupun non formal. Dalam aspek ekonomi, politik, kelautan, pertanian, pertahanan, dll. semua akan berhasil tepat sasaran, terukur, dan berkelanjutan, apabila didukung dengan konsep pendidikan yang mengarah pada penguatan untuk perubahan yang mengarah perbaikan dan kemajuan pada aspek-aspek tersebut.

Pertanyaan kemudian, benarkah poin peryataan normatif tentang urgensi pendidikan tersebut dapat memberika kontribusi positif bagi perubahan seluruh aspek kehidupan Indonesia, yang berkelanjutan ke arah yang lebih baik?, keluar dari belenggu ketidak percaya dirian bangsa untuk menuntaskan persoalan kebangsaan. Sehingga tetap merasa nyaman berada dalam “ketiak” pemilik modal dan bayang-bayang “hantu” liberal dan neo-liberal.


Hari ini semua orang paham, seluruh aspek kehidupan bangsa ini (ekonomi, politik, pertahanan, dll) telah terporak-porandakan oleh kekuatan rekayasa global. Akibat yang sampai sekarang ini dirasakan rakyat Indonesia adalah wabah kemiskinan (67,7 Jiwa), pengangguran, kualitas pendidikan, dan persoalan bangsa yang masih kita rasakan bersama. Jika jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2020 diperkirakan 254 juta jiwa, maka jumlah orang menganggur ini mencapai di atas 20,3 juta orang, meningkat tajam dari tahun 1990 yang baru sekitar 5,37 juta orang, dan dua kali lipat pada tahun 2005 yang di atas 11,15 juta orang. (sumber; Paparan Prof Dr Aris Ananta dari Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia).

Lalu kemudian, apakah kondisi tersebut akan terus mengahantui bangsa ini?, apakah tidak ada konsep solusi yang berkelanjutan, sehingga dapat menjadi pedoman dalam menjalankan program-program pembenahan kebangsaan menuju kesejahteraan rakyat, kemandirian bangsa dan negara, serta kedaulatan NKRI. Rasanya kita rindu akan hakikat kemerdekaan itu!

Disinilah peran signifikan pendidikan dalam berkontribusi membangun sistem pembangunan nasional berbasis penguatan kapasitas dan kualitas SDM Indonesia. Peran tersebut diwujudkan dengan terbentuknya sistem pendidikan nasional yang mengarah pada pembedayaan potensi lokal Indonesia, misalanya pendidikan berbasis maritim, agraris, dan lokalitas lainnya, sehingga memperkuat budaya dan potensi lokal yang dapat menopang perkembangan dan kemajuan NKRI ke depan.

Semangat menerjemahkan amanat UUD ’45 secara eksplisit, “melindungi segenap rakyat dan seluruh tumpah darah indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian dan keadilan sosial”, serta sadar akan realita  persoalan kebangsaan, yang menuntut dengan segera dan bersama-sama seluruh elemen bangsa untuk mencafri solusi konkrit berupa konsep, gerakan dan tindakan rill menuju cita-cita bersama, yakni hakekat kemerdekaan berbangsa dan bernegara Indonesia.

** Penulis adalah Ketua Bidang Kaderisasi PKC PMII DKI Jakarta

 


Artikel yang berhubungan:
Artikel tebaru :
Artikel lama:

Update terakhir ( Kamis, 13 Mei 2010 04:22 )  

Tulis komentar


Kode anti spam
Klik untuk menampilkan kode baru

Fiddini Collection

Mutiara Hikmah

Pembina P3SN

 

Iklan Anda

 

 

Data kunjungan

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterSekarang1
mod_vvisit_counterKemarin69
mod_vvisit_counterSeminggu252
mod_vvisit_counterMinggu Lalu528
mod_vvisit_counterSebulan510
mod_vvisit_counterBulan Lalu1597
mod_vvisit_counterTotal Kunjungan40179

We have: 3 guests online
IP Anda: 38.107.179.208
 , 
Today: Peb 09, 2012

Sekretariat

Jl. Mesjid At-Taqwa RT 02/RW 08

Kelurahan Kembangan Utara Kecamatan Kembangan

Kotamadya Jakarta Barat

Telp. 02191523905, 02191287015, 081388705094

Poling

Sejauh mana kemandirian pesantren sampai sekarang?